.

Menggoyang Pasar Low MPV

3 Jan 2014

Keberadaan mobil MPV memang masih menjadi pilihan banyak pengguna mobil, terutama pada mobil segmen low MPV. Pangsa pasarnya memang masih mendominasi produksi segala jenis mobil. Beberapa merek mapan sudah mulai diusik keberadaannya dengan kehadiran pemain baru di semen low MPV.

Ambil saja pangsa pasar Avanza yang sempat mapan dengan penjalan tertinggi dan terlaris untuk setiap bulannya, mulai mengalamai stagnasi dan penurunan prosentase pasar. Beberapa pabrikan besar sudah mulai mengambil porsi low MPV yang dikuasai oleh pabrikan Toyota ini. Memang pabrikan ini menguasai hampir semua segmen mobil MPV.

Mulai dari Avanza, Innova, Alphard sudah memiliki banyak penggemarnya. Namun perlahan tapi pasti porsi pasar mereka mulai tergerus. Terutama saat kemunculan Ertiga, Livina dan beberapa mobil low MPV lainnya. Memang pasarnya masih kalah dengan pabrikan Toyota, namun sudah mulai turun prosentasenya.

Sebenarnya hal ini sudah bisa ditebak sebelumnya, mengingat banyak model mobil MPV lainnya memiliki tampilan yang beda dan menarik. Memang tampilan mobil seperti Ertiga maupun Livina banyak menarik perhatian pencinta mobil MPV. Meskipun pilihan brand masih menjadi pertimbangan utama.

Beberapa survey yang dilakukan memang menunjukan brand Toyota masih menjadi favorit. Ini terutama karena memang kehandalam mobilnya, kualitas purna jual, layanan servis yang memang sudah berpengalaman sejak lama. Namun kehadiran pemain baru memang bukan mengekor dari keberhasilan pabrikan Toyota.

Ambil contoh saja Nissan Livina yang berhasil meraup pasar yang signifikan. Hal ini selain tampilan mobilnya yang cantik, juga layanan purna jual yang cukup bagus. Inipun nampaknya akan diikuti dengan Datsun Go+ yang juga kategori low MPV, dan hanya masalah waktu persaingan mobil low MPV akan semakin ketat.

Memang pencinta mobil yang akan diuntungkan dengan kehadiran mobil low MPV ini. Terutama karena pilihan mobil akan semakin banyak, akan memudahkan dalam menimbang mobil yang sesuai dengan kebutuhan. Memang meskipun masuk kategori low MPV, mobil yang hadir juga memiliki apesifikasi yang berbeda. Terutama dalam kapasitas mesin, dan fitur-fitur lainnya.

Hal yang menjadi acuan utama memang masalah harga, kemudian disusul dengan kekuatan mesin dan asesoris lainnya. Namun strategi merebut pasar ini memang tidak bisa face-to-face alias dengan spesifikasi yang sama. Pabrikan Toyota yang sudah mapan ini memang susah disaingi dengan spesifikasi yang sama karena mereka sudah menang duluan.

Namun yang menjadi strategi para pesaing ini adalah dengan mengisi pasar yang menjadi kekurangan dari mobil yang ada. Memang meskipun Avanza cukup laris masih menyisahkan banyak kekurangan, meskipun variannya banyak tapi juga ada kekurangan di beberapa speknya. Posisi inilah yang nampaknya diraih oleh Ertiga maupun Livina dalam merebut segmen low MPV yang sudah dikuasai oleh Avanza.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved