Persaingan mobil niaga memang sangat ketat diperebutkan oleh dua mobil Gran Max dan Carry Pickup. Kedua mobil ini sama-sama saling salip-menyalip di produksi mobil terlaris setiap bulannya. Selisihnya bukannya ribuan tapi di kisaran puluhan unit, ini menandakan betapa ketatnya persaingan di mobil niaga.
Memang dalam kondisi sekarang Gran Max yang produksi dari pabrikan Daihatsu hanya unggul beberapa gelintir dari Carry Pickup yang merupakan produksi pabrikan Suzuki. Sebenarnya kedua mobil ini sudah lama bersaing di mobil niaga, setiap satu pabrikan mengeluarkan model baru akan direspon dengan pabrikan lainnya dalam menyaingi produksi yang sedang berjalan. Memang pasar mobil niaga memang sangat besar, sama seperti pasar mobil MPV.
Bila melirik pada spesifikasi kedua mobil ini sebenarnya tidak ada bedanya sama sekali. Meskipun membawa merek yang berbeda, hampir semua spesifikasinya sama, baik mesin, suspensi, system pengereman maupun beberapa asesoris lainnya. Perbedaannya mungkin hanya di tampilan, kapasitas, layanan purna jual atau servis dan ketahanan mobil.
Memang dua yang belakangan disebut menjadi penentu larisnya mobil niaga ini di pasaran. Lebih sering orang memilih mobil niaga berdasarkan mitos, berdasarkan cerita orang yang pernah pakai sebelumnya. Padahal pendapat orang bisa subyektif dan tidak akan sama kasus perkasus.
Bisa jadi persoalan yang timbul pada mobil bukannya dari mobilnya melainkan dari cara memakai mobil dan perlakuan servis pada mobil tersebut. Mobil niaga memang sering dipakai melebihi kemampuan mobil tersebut, ini wajar karena mobil niaga biasanya berurusan dengan angkutan barang, yang memang bebannya sering tidak pernah diperhitungkan. Jadinya mobil rusak karena overload adalah hal biasa, dan ini biasanya disalahkan pada mobilnya.
Padahal sudah jelas mobil memiliki kapasitas mesin sekian, beban barang sekian, yang akan sesuai dengan spesifikasi mobil. Bila digunakan melebihi kapasitasnya, tentu saja mobil akan mudah mengalami kerusakan. Jadi sebenarnya ada poin penting dalam menggunakan mobil yang harus diperhatikan.
Bila melihat ke mobil Gran Max dan Carry Pickup, keduanya sebenarnya cukup bandel. Kapasitas mesinnya sama 1500 CC, suspensinya juga sama dari MCPherson di roda depan dan bervariasi di roda belakang. Demikian juga sitem pengereman sama-sama dengan rem cakram berventilasi di roda depan dan rem tromol di roda belakang. Memang tidak ada perbedaan yang berarti, namun perbedaan lebih di kualitas kendaraan.
Banyak yang bilang Carry lebih bandel, banyak juga yang bilang Gran Max lebih bandel. Memang ini akan bersifat subyektif, meskipun sebenarnya kedua mobil ini sama-sama bagusnya. Keduanya memang terbentuk sudah lama dari persaingan produksi antara Suzuki dan Daihatsu, maka wajar bila terbentuk mobil niaga yang handal. Jadi bukan mobil niaga yang lahir kemarin sore, kedua mobil ini sudah diasah dan dikembangkan secara optimal menjadi mobil niaga yang kuat dan handal.