Ini adalah penemuan dari Swiss tentang pengaruh konsumsi kopi, cola dan minuman berenergi pada anak-anak. Hasilnya patut diwaspadai, ternyata konsumsi kopi, cola dan minuman berenergi yang berlebihan bisa mengakibatkan penurunan fungsi otak. Hal ini karena caffein menyebabkan gangguan tidur, sehingga proses perkembangan otak menjadi terganggu.
Padahal otak pada anak dan remaja sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Mereka memiliki waktu yang singkat untuk tumbuh dewasa, dan ini bisa terhambat dengan konsumsi kopi yang berlebihan. Memang arahnya pada gangguan tidur yang berakibat mengganggu pertumbuhan fungsi otak.
Tidur yang dalam atau pulas sangat diperlukan untuk membangun jaringan otak, mengembalikan kerusakan yang terjadi dan meningkatkan koneksifitas di antara jaringan otak. Saat pelajaran di sekolah materi atau ilmu yang didapat akan mengendap dan tersimpan di otak. Pada saat tidur jaringan otak akan berkembang dari memori yang sudah ada, terhubung membentuk fungsi otak,dan ini diperlukan suatu tidur yang pulas.
Sedang kopi atau caffein memiliki efek yang mengganggu kedalaman atau tidur yang pulas. Memang kopi cocok buat para begadang yang akan menahan rasa kantuk yang dalam. Namun tidak cocok buat anak dan remaja yang memiliki otak yang tumbuh dan berkembang.
Hindari kopi, cola dan minuman berenergi di menu harian anak
Bila melihat hasil penelitian dari Swiss ini secara serius, memang kopi, cola dan minuman berenergi sudah harus dihindari. Meskipun tidak ada batasan yang bisa ditoleransi dari minuman tersebut, tetap saja ada pengaruh yang buruk bagi tidur mereka. Ini akan berlanjut kearah perlambatan atau berhentinya perkembangan otak pada anak.
Penelitian ini juga memberi hasil lain yang cukup mencengankan, beberapa kelainan fungsi otak, seperti depresi, gangguan jiwa, penyalagunaan obat adalah buah dari minuman tersebut. Jadi orang tua harus melihat dan menghindari minuman tersebut sebagai minuman utama bagi anak-anak. Setidaknya air putih sudah cukup, atau bisa juga susu, jus buah yang tidak memiliki kandungan caffein di dalamnya.
Berikan asupan makanan bergizi bagi pertumbuhan otak anak
Saat usia sekolah anak memang mengalami perkembangan otak yang pesat, dan ini perlu asupan makanan yang baik bagi pertumbuhan otaknya. Ini harus dipenuhi dengan menyediakan makanan bergizi tinggi, yang kaya akan protein, vitamin dan mineral. Disini penting dalam mengatur pola makan anak, dibiasakan dengan menu yang bergizi sejak dini.
Bila anak terbiasa makan di rumah, maka akan ada hal yang hilang saat mereka tidak sarapan di rumah. Ini sangat penting bagi bunda dalam mengatur menu harian anak dengan makanan bergizi. Makanan yang akan meningkatkan pertumbuhan otak anak menjadi optimal.