.

Ayam Bertelur Emas

11 Jan 2013


Mungkin ini berbeda jauh dari cerita aslinya, yaitu angsa bertelur emas. Namun memiliki makna yang sama, yaitu memberi pelajaran atau pemahaman akan kaedah “jangan serakah”, atau kandungan nilai lainnya. Cerita ini bisa diberikan pada saudara muda, pada anak-anak, atau bahkan teman akan sebuah nilai hidup yang harus diperhatikan.

Kadang orang atau anak-anak tidak bisa mengikuti sebuah nilai yang baik dalam hidup. Maka sebuah cerita bisa menjadi pelajaran, bahkan buat diri kita sendiri. Nilai hidup yang akan tetap ada, untuk mengingatkan kita agar tidak dilanggar karena akan ada keburukan dibaliknya. Meskipun nilai hidup kadang relatif, dan tidak berada pada dua pilihan, yaitu baik dan buruk. Karena akan ada alasan kenapa orang melakukan hal tersebut.

Ayam bertelur emas versi penulis.

Dikisahkan ada dua orang sahabat hidup di sebuah desa yang terletak dekat dengan hutan. Suatu hari kedua sahabat ini bermain di pinggir hutan dan menemukan seekor ayam yang indah bulunya. Maka kedua sahabat tersebut berniat untuk memelihara ayam yang indah bulunya tersebut.

Mereka bergantian memelihara ayam tersebut di rumah masing-masing. Seminggu di rumah satu sahabat dan seminggunya lagi di rumah sahabat yang lain. Dan tanpa diduga ayam tersebut ternyata bertelur sebutir emas setiap harinya. Maka kedua sahabat tersebut menikmati telur emas tersebut bergantian.

Kedua sahabat tersebut menjadi kaya raya dari kehadiran telur emas tersebut. Kehidupan mereka berubah, dan lebih sering membuat pesta di rumah masing-masing. Kebutuhan hidup yang semakin besar membuat kedua sahabat ini memutuskan mencari cara agar ayam tersebut bisa bertelur lebih dari sebutir setiap harinya.

Maka mereka mencari orang “pintar” untuk mendapatkan nasehat, agar ayam mereka bisa bertelur lebih banyak. Dan si orang “pintar” ini menyarankan agar melepaskan ayam tersebut kembali di hutan, agar bisa bertelur lebih banyak. Tapi dua sahabat ini tidak mau menurutinya, bahkan mereka memiliki ide sendiri. Mereka memutuskan membuka kantung telur ayam tersebut, yang mereka perkirakan tersimpan lebih banyak telur emas di dalamnya. Singkat cerita ayam tersebut berhenti bertelur selamanya, karena dua sahabat ini telah mengakhiri hidup ayam tersebut.

Makna dari kisah ayam bertelur emas.

Cerita dari ayam bertelur emas tersebut mengajarkan pada kita tentang nilai kesederhanaan, atau lebih tepatnya jangan serakah dalam menjalani hidup ini. Ayam diibaratkan sebagai diri kita, kita harus selalu melihat dan menjaga kondisi kita. Jangan memaksa tubuh untuk menuruti kemauan atau keinginan yang tidak terkendali. Saat tubuh kita sakit, maka akan berakibat “tumpulnya” alat untuk mencari pundi-pundi harta tersebut.

Cerita ini juga bisa bermakna lain, yaitu mencari pekerjaan yang “sustainable” atau berkelanjutan. Pekerjaan yang bisa diharapkan keberlangsungannya di masa depan. Pekerjaan yang kuat “pondasinya” akan terjaga kelangsungannya.

Cerita ayam bertelur emas ini juga bisa bermakna bagi para pelajar. Yaitu untuk menghindari belajar model “kebut dalam semalam” sewaktu menghadapi ujian. Karena akan membuat tubuh sakit dan tidak bisa menyelesaikan ujian dengan baik.

Dan apapun makna yang bisa diambil dari cerita ini selalu menempatkan nilai hidup pada tempatnya. Karena melakukan hal di luar kemampuan diri hanya akan melahirkan kesia-siaan. Boleh belajar atau bekerja dengan keras, tapi selalu perhatikan kondisi diri.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved