.

Mengolah Sampah menjadi Bahan Bakar

28 Agu 2012


Mungkin impian untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar sebuah mobil hanya ada di film saja. Tapi ilmuwan dari MIT di boston, berhasil memodifikasi bakteri pada tanah yang dikenal dengan Ralstonia eutropha, bakteri ini setelah dimodifikasi secara genetik berhasil menghasilkan bahan bakar yang dikenal dengan isobutanol, semacam alkohol yang bisa langsung dipakai sebagai bahan bakar kendaraan.

Penemuan ini memiliki kesamaan teknik pada film klasik "back to future", saat Dr. Emmett 'Doc' brown, mengisi tabung bahan bakar mobilnya dengan sampah. Dan saat ini kemungkinan mewujudkannya akan jadi kenyataan. Bahkan ilmuwan di MIT berharap mampu merubah emisi karbon menjadi bahan bakar.


Menurut Christoper Brigham, ilmuwan dari MIT bagian Biologi, apa yang dilakukan dalam penelitiannya adalah modifikasi genetik pada mikroba, sehingga bisa merubah karbon menjadi bahan bakar yang berguna. Saat ini di laboratoriumnya masih menggunakan sumber karbonnya dari fruktosa, sejenis gula. Kemudian merancang sebuah bioreaktor untuk membuat skala produksi menjadi level industri. Saat ini mereka sudah menggunakan hasil penelitiannya untuk bahan bakar mobil balap.

Mungkin penelitian ini bisa menjadi langkah besar bagi dunia industri. Karena sedang menghadapi pengendalian emisi karbon atas industri mereka. Jika penelitian ini berhasil, maka sebuah bioreaktor di setiap pabrik akan berguna me-recycle atau mendaur-ulang sampah industri menjadi bahan bakar, yang bisa dipakai untuk menggerakkan mesin pabrik.

Dalam skala rumah tanggapun masih berkutat dengan pengolahan sampah menjadi kompos. Memang masih berdayaguna daripada dibakar yang bisa menghasilkan emisi karbon. Maka keberhasilan penelitian MIT ini bisa juga diwujudkan dalam sebuah mini bioreaktor, yang akan digunakan untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi bahan bakar. dan bahan bakar tersebut bisa digunakan untuk memasak ataupun untuk menggerakan generator yang akan bisa memproduksi listrik bagi rumah tangga.

Sudah lama pengolahan sampah masih menjadi kendala, terutama di perkotaan dan di negara berkembang. Sempitnya lahan dan kurangnya kepedulian sering menjadi hambatan dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang berguna. Seperti pupuk, atau yang jauh lebih prestisius bahan bakar mobil.


Memang masih membutuhkan waktu dan teknologi yang lebih simple atau murah. Agar semuanya bisa dilakukan secara masal. Atau bisa dilakukan di semua tempat. Dan kemungkinan perlu investasi yang tidak sedikit. Karena harus melewati langkah penyederhanaan dari laboratorium ke aplikasi nyata.

Bisa jadi langkah yang kita lakukan akan menjadi langkah besar dalam menyelamatkan bumi dari penebangan hutan, karena langkah pengolahan sampah akan menyelamatkan kekayaan alam yang tidak bisa terbaharuhi ini. Penggunaan kekayaan alam secara kasar akan tergantikan dengan pengolahan sampah yang lebih hijau, baik sampah menjadi pupuk atau sampah menjadi bahan bakar yang lebih prestisius.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved