Pemilik mobil tidak saja disuguhi dengan harga mobil yang mahal, tapi juga di belakang hari harga spare part yang tidak murah. Ini menjadi keharusan manakala salah satu atau beberapa bagian di mobil yang aus dan harus diganti, maka kebutuhan akan spare part mobil harus dipenuhi. Bila tidak, mobil tidak akan jalan atau kerusakan akan merembet ke bagian lainnya.
Sudah sering terjadi saat satu bagian mobil yang rusak dibiarkan, maka akan merembet ke bagian mobil lainnya. Ini terutama pada komponen bergerak mobil yang memiliki masa pakai yang lebih pendek. Tidak jarang bisa beli mobil, tapi tidak bisa beli spare part yang asli, akibatnya berburu spare part tewe atau bekas, yang kualitasnya sering lebih rendah dari aslinya.
Memang beban membeli mobil kredit, sering terabaikan untuk memikirkan anggaran bagi pemeliharaan mobil. Saat mobil rusak, sudah tidak ada lagi anggaran untuk membeli spare part. Maka tidak heran mahalnya spare part ini memicu bisnis spare part bekas maupun tewe.
Meskipun secara kualitas kurang bagus, tapi menjadi pilihan saat tidak ada anggaran untuk membeli spare part yang asli. Memang kebanyakan spare part mobil masih impor, ini yang membuat harganya sering sangat mahal. Juga terdorong oleh tidak standarnya spare part antara mobil sejenis, akibatnya satu merek mobil akan memiliki spare part yang berbeda, meskipun dengan kategori mobil sejenis.
Demikian pula dengan mobil satu merek dengan jenis berbeda, juga memiliki spare part yang berbeda. Kondisi ini membuat komoditas spare part menjadi barang langka, seperti barang antik, tidak bisa diduakan. Jelas ini membuat harganya mahal, dan semakin mahal lagi dengan biaya tranportasi yang tidak murah.
Memang untuk beberapa spare part akan sulit didapat di cabang atau dealer local. Biasanya harus pesan di pusatnya, akibatnya muncul biaya transportasi dan pembengkakan lainnya akibat melewati beberapa tangan. Memang beragam hal ini membuat harga spare part menjadi mahal.
Belum lagi pada mobil limited edition, biasanya orang akan bangga dengan mobil miliknya yang diproduksi terbatas. Padahal ada bom waktu di belakang hari, yaitu ketersediaan spare part dan harganya yang bisa selangit kalaupun tersedia. Jadi begitulah bila memiliki mobil, maka saat akan membeli mobil kesayangan perhatikan pula kondisi spare partnya.
Cek dulu harga spare part mobil yang akan dibeli di dealer terdekat, pikir ulang bila memang harga spare part mobilnya cukup mahal. Memang untuk mobil baru bisa saja akan sedikit awet, tapi di masa datang pasti setiap mobil akan mengalami kerusakan. Jadi jangan sampai ada istilah bisa beli mobil tapi tidak bisa membeli spare partnya.