.

Bagian Mobil yang Gampang Rusak Terkena Air

14 Mar 2014

Mobil tidak dibuat sepenuhnya waterproof, ada banyak bagian yang gampang rusak bila terkena air. Bagian ini bisa jad hampir di seluruh part mobil, mulai dari eksterior, interior, mesin, dan sitem kelistrikannya. Memang yang paling mahal dan berisiko adalah bagian mesin dan system kelistrikan, meskipun tidak juga mengesampingkan bagian yang lain.

Bisa saja sebuah karat di bodi mobil menyebar dan merusak rangka mobil. Bila ini terjadi bisa menghabiskan banyak ongkos untuk perbaikannya. Maka disini perlu pengecekan secara berkala dan menyeluruh, disini pentingnya cekup mobil di layanan resmi saat liburan atau sedang tidak dipakai.

Namun bisa juga dilakukan pengecekan sendiri, ini mnegingat sebenarnya bagian mobil memiliki kesamaan pada semua merek. Ini bisa dimulai dari bagian mesin yang harus tiap hari dilihat. Bisa diawali dari saringan angin yang ada dibagian depan, lihat apakah ada air yang masuk atau menempel. Bagian ini berhubungan dengan ruang mesin, jadi harus bersih dari air, baik air hujan, air banjir, atau sisa saat mencuci mobil.

Cek juga kondisi busi dan kabel karet penutupnya apakah ada air yang masuk, biasanya bila saringan anginnya basah ada kecenderungan bagian di dalam mesin juga basah. Bagian ini juga harus kering dan dibersihkan dari air yang masuk,bila peralatan tidak memungkinkan atau kurang trampil bisa saja panggil teknisi mobil. Nanti dengan melihat yang mereka lakukan, bisa mengerti teknik membersihkannya.

Kemudian periksa juga kondisi oli, ini dilakukan dengan melihat alat control oli. Bila warna oli berubah coklat susu, maka segera ganti oli, karena air sudah masuk ke dalam system pelumas. Bila dibiarkan akan bisa merusak seluruh bagian mesin, oli harus ditap dan diganti dengan yang baru.

Pemeriksaan bagian mesin dan system kelistrikan mobil ini sebenarnya wajib dilakukan setiap hari, tanpa harus melihat sehabis kena hujan, banjir atau habis dicuci. Karena bagaimanapun juga seperti kondisi oli juga harus dimonitor, jangan sampai habis atau warnanya sudah terlalu hitam, tanda daya pelumasnya sudah habis. Meskipun bisa juga memperkirakan daya tahannya, tapi biasanya sering terlupakan dengan kesibukan setiap harinya.

Bagian lain yang perlu dicek adalah system kabel, ECU, starter yang merupakan bagian dari system kelistrikan juga. Bagian ini memang harus bersih dari air, namun biasanya akan cepat terdeteksi, misalnya mogok, gak bisa distarter, maka ini berhubungan adanya air yang masuk ke system kabel atau kelistrikan. Maka seluruh bagian ini harus bersih dari air yang masuk akibat hujan, banjir maupun saat dicuci.

Juga bagian lain yang bisa dicek berkala, seperti bagian rem, rangka bodi, suspensi, yang bisa mudah berkarat akibat terkena air. Bagian ini memang bisa melihat pada kondisi yang terjadi, misal sehabis menerjang banjir, maka bagian ini semua harus dicek. Selebihnya bisa dilakukan pengecekan berkala saat dilakukan servis di bengkel resmi atau dengan memanggil teknisi mobil yang berpengalaman.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved