Memang unsur silica yang bersifat asam dari debu vulkanik bisa bikin mobil karatan. Ini sama saja dengan reaksi oksidasi pada besi sehingga membuat besi berkarat. Demikian pula pada eksterior mobil maupun motor yang tidak tertutup cat akan mudah berkarat saat terjadi proses oksidasi.
Biasanya pada bagian krom, velg, bemper, spion yang tidak terutup cat akan mudah mengalami proses oksidasi dengan debu vulkanis akibatnya memang akan mudah karatan. Memang butuh proses dan tidak terjadi dalam 1-2 jam, namun bila dibiarkan berlama-lama juga bisa membuat bagian mobil berkarat. Tentunya dengan proses oksidasi sehingga komponen besi pada mobil bisa berkarat.
Sebenarnya banyak bagian mobil yang tanpa pelindung cat, seperti bagian rem, bagian di balik kap mobil. Semuanya memang rawan berkarat bila terkena debu vulkanis. Namun bila dilakukan perawatan dengan baik, hal-hal tersebut bisa dihindari dan tidak merusak mobil.
Juga hindari membersihkan mobil dengan sulak atau lap kering, lebih baik gunakan air yang mengalir. Kalau bisa dengan air yang bertekanan tinggi, mengingat debu vulkanik ini cukup tajam dan runcing, sehingga bisa menempel pada cat mobil. Resikonya memang bisa terjadi proses oksidasi dan mudah berkarat.
Hal lain yang cukup krusial adalah saringan angin atau filter pada mobil, yang mudah tertutup oleh debu vulkanis. Bila saringannya robek, maka debu vulkanik ini bisa masuk ke mesin, mengotori pelumas dan bisa merusak piston mobil. Memang prosesnya tidak langsung, namun saat digunakan untuk beberapa ribu kilometer bisa berakibat serius pada mobil.
Memang sebelum menyalakan mobil, cek dulu saringan angin pada mobil. Bersihkan dari debu vulkanik yang menempel, bila robek segera ganti dengan yang baru. Kemudian pastikan bila melalui daerah atau jalanan yang terkena debu vulkanik, untuk mengganti oli secara regular. Memang tidak mudah mengecek apakah oli atau pelumas sudah kemasukan debu vulkanis.
Namun dari beberapa pengalaman letusan gunung sebelumnya, memang ditemukan adanya unsur silica pada pelumas yang bisa merusak piston mobil. Maka sebaiknya ganti oli setelah melewati daerah berdebu vulkanik, dan sesuaikan dengan standar penggantian pelumas mobil. Hal lain yang juga harus diperhatikan saat mengisi bensin atau solar, sebaiknya hindari pada daerah yang sedang terjadi hujan debu vulkanik, karena bisa saja debu masuk saat pegisian bahan bakar.
Memang bisa saja tempat pengisian cukup aman, namun bisa juga masuk lewat saluran udara pada tangki pompa pengisian. Jadi kalau bisa memang menghidari mengisi di daerah yang kedapatan hujan debu vulkanik, kecuali memang dalam keadaan darurat. Mau apalagi ya harus isi bahan bakar, namun lebih baik memang mencari tempat pengisian yang aman.