Gejala rem yang lengket ini sering terjadi dan dialami banyak orang, biasanya harus panggil teknisi untuk mengatasinya. Padahal bila tahu penyebabnya, kejadian rem lengket ini bisa dicegah. Meskipun tidak juga menjamin kalau ini bisa terulang lagi.
Rem yang lenglet memang berhubungan dengan kampas rem, aliran oli rem dan cara penggunaan rem mobil yang tepat. Pada kasus rem yang lengket karena kena air biasanya tidak harus terjadi bila memiliki kampas rem yang original atau asli. Memang kampas rem adalah komponen yang akan mudah aus dan harus diganti, kadang saat kantong lagi cekak, kampas rem sudah habis dan harus diganti.
Persoalan menjadi timbul saat kampas rem yang dibeli tidak asli alias tw, akibatnya bila terkena air bisa lengket di tromol kontrolnya. Memang air bisa saja masuk ke kampas rem, apalagi bila sering dipakai di daerah banjir. Meskipun bila cerdik menggunakan rem, kejadian rem lengket tidak akan terjadi.
Orang memang cenderung ingin serba mudah, saat mobil masuk garasi lebih suka pakai rem tangan dan ini bikin kecenderungan rem lengket bila mobil tidak dipakai untuk beberapa lama dan kondisi kampas rem lagi basah. Padahal ini bisa dihindari mengunakan ganjal di roda mobil dan mengistirahatkan rem tangan saat parkir di garasi.
Persoalan lain juga bisa timbul bila aliran oli rem terganggu, biasanya masa pakai oli rem yang lama tidak menyadari kalau kondisi oli rem sudah kotor. Apalagi bila tidak pernah melihat bak pengontrol oli rem, maka tanpa disadari oli rem sudah menghitam dan bisa membuntu alirannya. Akibatnya tentu saja tekanan rem menjadi lebih berat dan bisa saja bikin rem menjadi lengket.
Memang disarankan untuk cek oli rem, ganti bila sudah berubah warna, biasanya ada warna merah gelap saat masih bagus. Namun akan berubah warna menjadi hitam dan kotor saat sudah terlalu lama dan sering dipakai. Memang standarnya sih 2 tahun atau lebih dari 20 ribu kilometer, bila salah satu sudah kena maka oli rem sudah harus dikuras dan diganti.
Memang rem lengket ini bisa dicegah bila bisa melihat penyebabnya, air masuk ke kampas rem adalah penyebab utama, sedang oli rem adalah penyebab yang jarang terjadi. Bila sering melewati daerah banjir maka usahakan untuk tidak pakai rem tangan saat parkir di garasi. Usahakan juga untuk menekan dan merilis rem saat dirasa kampas rem terasa basah.
Kondisi lain yang mungkin terjadi saat hujan, air bisa saja masuk ke kampas rem. Demikian juga saat sehabis cuci mobil, bisa saja air masuk ke kampas rem. Maka lebih keringkan dulu air yang masuk dengan memakai dan menekan berkali-kali, kemudian jangan digunakan saat parkir di garasi untuk jangka yang lama.