.

Cara Menerjang Banjir dengan Mobil

16 Des 2013

Memang sangat tidak disarankan untuk menerjang banjir dengan mobil bergardan rendah. Apalagi banjirnya sudah lebih tinggi dari posisi gardan maupun mesin mobil. Meskipun untuk beberapa mobil dengan gardan tinggi dan banjirnya tidak terlalu tinggi tetap harus dilakukan dengan hati-hati.

Persoalannya memang terletak pada air yang bisa masuk ke mesin, gardan dan juga bisa merusak sistem kelistrikan di mobil. Memang resiko mobil rusak saat banjir akan sangat tinggi. Selamanya air tidak akan pernah bersahabat dengan mesin mobil, sistem kelistrikan dan pada oli mobil yang bila bercampur bisa merusak komponen mobil.

Andai banjir sudah lewatpun mobil yang barusan terendam tetap harus menjalani servis. Jangan langsung dinyalakan, bisa saja kering di luar tapi air masih membasahi sistem kelistrikan dan bisa bikin koslet pada perangkat elektronik mobil. Memang rata-rata mobil saat ini sudah full elektronik, andai sudah terendam ya lepas aki dan panggil Derek serta diservis.

Biasanya semua oli harus diganti, mulai oli mesin, oli rem, pelumas gardan, sehabis banjir maupun menerjang banjir. Memang ini untuk menjaga resiko yang bisa merusak mobil menjadi lebih parah. Ongkosnya memang lebih tinggi bila harus mengganti kerusakan pada komponen mobil.

Posisi gas stabil saat menerjang banjir

Meski tidak disarankan untuk menerjang banjir, bila memang banjirnya tidak terlalu tinggi, maka bisa dilakukan dengan hati-hati. Biasanya ombak yang terjadi akibat terjangan mobil lain harus dijaga jangan sampai masuk ke dalam mesin. Memang harus melihat posisi mobil yang jauh di depan, apakah ketinggian banjir cukup aman dilalui oleh mobil anda, bila tidak lebih baik balik arah atau parkir sampai banjir surut.

Namun bila kondisi cukup oke, lalui banjir dengan posisi gas yang stabil, bila pakai mobil manual jaga di gigi satu atau dua. Usahakan untuk tidak pindah gigi, selain bisa bikin mesin mati, juga bisa bikin air masuk ke mesin akibat gelombang air yang berubah saat mobil merubah kecepatannya. Jaga laju kendaraan cukup pelan dan tak perlu ngebut, agar gelombang air terjaga tidak terlalu tinggi.

Servis mobil sehabis menerjang banjir

Bila banjir cukup dalam dan ada kemungkin air bercampur dengan oli mobil, maka sebaiknya membawa mobil ke tempat servis. Ini dilakukan untuk menjaga masuk air ke mesin mobil, masuknya air ke oli mesin, masuknya air ke rem dan gardan mobil. Memang ini untuk menjaga agar tidak terjadi kerusakan akibat kemasukan air.

Bila memungkinkan memang lebih baik memarkir mobil di garasi dan menggunakan layanan umum saat terjadi banjir. Ongkos yang dihadapi memang lebih tinggi bila mobil mengalami kerusakan akibat banjir. Ini harus berkaca dari pengalaman di tahun sebelumnya, meskipun daerah banjir akan selalu berubah dengan cepatnya, bisa jadi tahun lalu tidak banjir dan sekarang menjadi banjir.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved