.

Anak Hiperaktif bisa disebabkan oleh Gangguan Pendengaran

10 Sep 2013

Ini adalah hasil penemuan yang dilakukan oleh peneliti dari Amerika, yang melihat adanya kesamaan genetik pada gangguan pendengaran dan hiperaktif pada anak. Riset ini memang tidak menemukan hubungan secara langsung antara gangguan pendengaran dan tingkah laku pada anak yang hiperaktif. Namun kedua hal ini memang berhubungan dengan otak yang mengatur pergerakan tubuh.

Memang terlihat logis lihat saja mereka yang kurang mendengar akan kurang bisa mengerti akan perintah atau nasehat. Dalam arti seorang anak yang hiperaktif alias “dableg” bisa saja karena gangguan di pendengarannya alias “dlawer”. Jadi memang terlihat secara realita ada hubungan antara anak yang dlawer dengan anak yang dahbleg ini.

Meskipun hal ini masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, namun yang mengembirakan hal ini bisa disembuhkan dengan pengobatan atau perubahan di organ pendengaran tersebut. Jadi kalau selama ini pada anak hiperaktif lebih ke arah gejalanya, maka dengan penemuan ini akan bisa diarahkan langsung ke sumbernya. Bisa jadi akan meningkatkan efisiensi dalam pengobatan bagi anak dengan hiperatif tingkah laku.

Namun yang jelas sebagai bunda harus konsultasikan dulu kondisi buah hatinya sebelum memastikan anak menderita hiperaktif. Akan ada serangkaian pemeriksaan untuk memastikan anak yang hiperaktif karena gangguan medis atau sebab neurologis lainnya. Bisa jadi gangguan di otak yang mengatur pergerakan memiliki kemungkinan yang sangat sama dengan gangguan pendengaran di bagian telinga dalam.

Pemeriksaan yang menyeluruh ke layanan medis

Memang salah diagnose bisa menjadikan salah pengobatan yang akibatnya gangguan hiperaktif tidak bisa diatasi. Memang akan memiliki konsekweksi saat membawa anak ke layanan medis. Namun setidaknya akan menjawab berbagai kelainan yang di derita oleh anak.

Pada anak yang terlahir hiperaktif memang akan tampak nyata, terlihat sejak lahir hingga anak tumbuh balita. Namun beberapa hiperaktif yang berasosiasi dengan penyakit memang tidak terlihat langsung. Memang kaedah mutasi genetic pada otak yang membawahi pergerakan bisa bermakna banyak. Bisa karena penyakit yang berpengaruh di neurologisnya, namun bisa juga gangguan genetic itu sendiri, masing-masing di penelitian ini memang diperlukan penghilangan gen tersebut untuk menurunkan gejala hiperaktif tersebut.

Melakukan pola asuh yang tepat pada anak hiperaktif

Beberapa orang besar dan sukses terlahir hiperaktif, namun setelah melalui mungkin hal tersulit dalam hidup mereka. Jadi sebagai bunda disarankan tetap memberikan pola asuh yang terbaik buat buah hatinya. Tindakan keras seperti hukuman akan prilaku anak bukan jalam yang baik bagi anak.

Secara psikis anak yang hiperaktif seperti anak-anak lainnya, akan membutuhkan kasih saying, pengajaran dan perhatian yang sama dengan yang lain. Meskipun kadang menjengkelkan dan emosi dibuatnya. Namun selama dalam koridor pengobatan semuanya akan berangsur membaik dan menjadi anak yang sukses. Beberapa saat yang lalu pernah dilangsir rata-rata yang sukses di waktu muda adalah mereka yang “trouble” di masa pertumbuhannya, jadi jangan kecil hati.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved