Pernyataan yang dikeluarkan oleh lembaga kesehatan Inggris ini memang mengkhawatirkan. Boleh dibilang anak-anak sudah terbiasa berlama-lama di depan televisi, computer games, tablet, ternyata ini tidak baik bagi perkembangan mental mereka. Justru yang aktif secara fisik, seperti bersepeda, renang, lari-lari, bahkan sekedar jalan kaki lebih membuat anak berkembang fisik dan mentalnya secara positif.
Memang hal ini sudah lama dikhawatirkan sendiri oleh para bunda, berkembangnya alat bermain anak ternyata tidak membuat anak menjadi baik. Ada banyak hal yang memang membuat televisi, computer game, tablet, ponsel menjadi begitu dominan di mata anak-anak. Sulit sekali memisahkan benda-benda tersebut dari lingkungan mereka, apalagi didukung kesibukan orang tua yang lebih sering mempercayakan semuanya pada alat permainan modern ini.
Mungkin sudah saatnya orang tua merubah pola permainan anak menjadi yang lebih aktif secara fisik. Memang ini juga sering bergantung pada lingkungan, kondisi rumah, teman bermain dan peralatan yang dimiliki oleh sebuah keluarga. Namun sebenarnya ada banyak alat untuk bermain yang sederhana dan bisa membuat anak aktif secara fisik. Seperti bersepeda adalah yang sangat mudah dilakukan, meskipun butuh sedikit pengawasan. Bila anak sudah menginjak usia bermain maka hal ini bisa dikompromikan dengan teman-temannya.
Aktifitas fisik bagi anak sangat baik untuk kesehatannya
Masa kanak-kanak adalah masa pertumbuhan, dimana akan tercapai tumbuh kembang yang berkelanjutan sampai usia dewasa. Disini aktifitas fisik bisa membuat kesehatan anak menjadi terjaga, bila dibandingkan dengan yang tidak beraktifitas fisik atau berolahraga maka rasio kesehatannya lebih baik dari yang tidak. Juga angka kemungkinan terserang penyakit menurun bagi mereka yang aktif secara fisik.
Memang tidak mudah bila lingkungan tidak mendukung, kondisi lingkungan yang bising, ramai, bisa jadi bukan tempat yang baik untuk bermain bagi anak. Namun tetap saja bila diberikan permainan di rumah, harusnya yang memiliki porsi aktifitas fisik lebih besar. Banyak jenis permainan sederhana yang tak terlalu banyak biaya yang baik bagi kesehatan anak. Sebut saja seperti lompat tali bisa di lakukan di dalam rumah, di halaman belakang rumah, dan tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas.
Aktifitas fisik juga berguna meningkatkan prestasi anak di sekolah
Sebenarnya masa kecil adalah masa bermain, masa pertumbuhan baik fisik maupun mentalnya. Beberapa penelitian banyak yang merujuk aktifitas fisik memiliki peran yang besar bagi pertumbuhan fisik dan mental anak. Tidak itu saja aktifitas fisik bisa meningkatkan kecerdasan dan performa anak di sekolah.
Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi yang positif dengan jalan kaki selama 15 menit ke sekolah, ini akan meningkatkan kecerdasan anak secara positif. Tidak itu saja mereka yang rutin dengan jalan kaki ke sekolah memiliki prestasi yang lebih baik dari yang hanya didrop oleh orang tuanya di sekolah. Tentunya ini bisa menjadi acuan bagi bunda agar memberi porsi aktifitas fisik bagi buah hatinya, karena jelas memiliki manfaat yang baik bagi prestasi anak di sekolah.