Ini memang bukan isapan jempol, bahwa anak-anak yang berjalan kaki ke sekolah lebih baik prestasinya dibanding yang didrop pakai kendaraan. Ini adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di Spanyol, seakan menyadarkan akan pentingnya aktifitas fisik bagi anak-anak. Memang sering terlalu sayang pada anak-anak ternyata tidak selamanya baik.
Justru mereka yang berjalan kaki ke sekolah memiliki prestasi yang lebih baik. Memang bisa sedikit ada tanda Tanya, bukankah mereka akan kelelahan sampai di sekolah. Ternyata tidak untuk anak usia sekolah yang harus selalu aktif dengan kegiatan sekolah. Justru aktifitas di awal kelas akan mendorong stamina sekaligus meningkatkan prestasi mereka.
Penelitian yang dilakukan pada anak usia 13 sampai 18 ini memang menemukan hal yang menarik. Mereka yang paling tidak melalui 15 menit aktifitas sebelum masuk kelas, memiliki prestasi yang baik. Inipun rata-rata hanya dilakukan dengan jalan kaki ringan, sama seperti kegiatan jalan kaki dari rumah ke sekolah.
Biasanya sudah umum bahwa sekolahan berada di sekitar tempat tinggal, atau tak jauh dari pemukiman. Bila jarak rumah ke sekolah sekitar satu kilometer, maka akan ditempuh dalam waktu 15 sampai 20 menit. Jarak ini memang ideal untuk berjalan kaki ke sekolah dan hasilnya memang cukup baik dalam meningkatkan prestasi sekolah anak.
Pentingnya aktifitas fisik bagi anak usia sekolah
Penelitian seakan memberi lampu hijau tentang manfaat aktiiftas fisik seperti olahraga bagi anak usia sekolah. Orang tua memang sangat disarankan mengikuti perkembangan buah hatinya, dan memberi kegiatan yang positif di luar sekolah. Meskipun ini hanya sekedar jalan kaki, namun efeknya sangat bagus bagi prestasi anak di sekolah.
Bolah jadi penelitian ini menyorot tentang jalan kaki, namun secara umum bisa bermakna aktifitas fisik lainnya. Bisa saja ke sekolah dengan bersepeda, adalah sekian cara yang juga bisa membangun ketahanan fisik sekaligus bisa meningkatkan prestasi anak di sekolah. Boleh jadi bunda bisa fleksibel dalam memilihkan kegiatan fisik yang disukai anak, tentunya agar anak bisa melakukannya dengan kesadarannya.
Mengatur waktu presekolah lebih fleksibel
Bila dilihat di jalan biasanya memang waktu 15 menit sebelum jam masuk sekolah adalah saat yang sibuk di jalan. Saat para orang tua mengantar buah hatinya ke sekolah. Mepetnya waktu sering membuat orang tua begitu tergesa mengantar anak ke sekolah. Padahal bila pengaturan waktu lebih longgar akan bisa menempatkan anak pada posisi yang aman dan tepat.
Setidaknya 30 menit sebelum ke sekolah adalah hal yang harus dicadangkan oleh para bunda. Anak akan memiliki waktu untuk melakukan aktifitas fisik 10 sampai 15 menit sebelum sekolah. Bila ini dilakukan akan bisa membantu meningkatkan kesehatan dan juga sekaligus prestasi anak di sekolah. Jadi beri kesempatan pada anak mendapatkan kondisi belajar yang optimal agar mereka bisa berprestasi maksimal di sekolah.