Banyak para bunda yang khawatir dengan tumbuh kembang bayinya yang belum bisa bicara, bahkan ada yang mulai menghubungkan dengan IQ bayinya yang mungkin rendah atau kemungkinan autis. Sudah pasti ini mungkin terlalu dini menghubungkan tingkat intelegensi bayi dengan kemampuannya dalam berbicara, meskipun bisa jadi ini sebagai pertanda. Namun mungkin bayi akan memiliki IQ rendah bila bunda memang tidak berusaha sama sekali dalam mendidik buah hatinya.
Tumbuh kembang bayi memang memiliki banyak faktor yang mempengaruhinya. Masing-masing faktor memiliki kontribusi yang besar terhadap perkembangan bayi, baik faktor asupan gizi, faktor genetik maupun faktor pendidikan. Jadi bila bayi tidak mendapatkan gizi yang baik memang akan mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembang, seperti telat bicara, telat berjalan. Bayi yang tidak diberikan ASI ekslusif memiliki kecenderungan telat bicara maupun telat berjalan.
Namun belum tentu pula bayi yang memiliki gizi yang baik tidak mengalami telat bicara maupun telat berjalan. Bisa jadi bayi yang gizinya baik dan intelegensianya baik, tapi tidak dilatih dan diajari dengan baik akan mengalami keterlambatan dalam pertumbuhannya. Memang peran bunda disini sangat besar dalam tumbuh kembang bayinya. Banyak yang menilai bunda yang mengerti dalam mengasuh bayinya akan mendorong tumbuh kembang yang baik bagi bayinya.
Peran ASI bagi tumbuh kembang bayi
Bila tidak ingin bayinya terlambat pertumbuhannya, maka berikan ASI ekslusif pada bayi anda. ASI sangat penting bagi pertumbuhan bayi, ASI membentuk jaringan syaraf di otak, yang akan berperan penting pada kecerdasan bayi maupun tingkat intelegensi pada bayi. ASI membangun milyaran system syaraf pada otak bayi, ini yang akan menjadi landasan bagi perkembangan bayi selanjutnya.
Memang pada bayi yang tidak diberikan ASI ekslusif memiliki kecenderungan terlambat tumbuh kembangnya. Meskipun kadang tidak terlihat, bisa jadi bayi hanya terlambat dalam berbicara, tapi bisa berjalan sesuai tumbuh kembangnya. Namun bisa jadi lewat pendidikan yang tepat bayi tidak mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembangnya. Stimulasi yang dini dan tepat pada bayi, memang bisa merangsang pertumbuhan bayi secara optimal.
Stimulasi perkembangan bayi sejak dini
Sebenarnya tumbuh kembang bayi sudah dimulai sejak dari dalam kandungan. Banyak penelitian yang mengkonfirmasi pada bayi yang semasa dalam kandungan diberi stimulasi suara, maka kan memiliki pertumbuhan yang lebih baik. Apalagi setelah di luar kandungan, maka akan banyak ragam stimulasi yang bisa diberikan pada bayi. Seperti stimulasi dengan mainan yang berwarna, stimulasi dengan melatih berjalan, maupun stimulasi suara.
Disini peran bunda sangat penting dalam memberikan stimulasi bagi perkembangan bayinya. Memang perkembangan bayi tetangga kadang bisa jadi acuan, pada usia yang sama apakah sudah bisa bicara, sudah bisa berjalan. Ini akan bisa memacu bagi bunda dalam memberi stimulasi maupun melatih buah hatinya. Tidak ada kata terlambat bagi bunda dalam melatih bayinya, bunda harus rajin memberi stimulasi yang akan sangat penting bag tumbuh kembang bayinya.