Saat awal membeli netbook, semuanya baik-baik saja. Loadingnya cepat, buka aplikasinya tidak ada masalah. Namun seiring berjalannya waktu. Netbook mulai menunjukan tanda-tanda yang tidak beres, yaitu mulai lambat loadingnya, lambat dalam membuka setiap aplikasi, bahkan kadang aplikasi atau program mengalami hang.
Jika anda sudah bosan dengan netbook yang mulai lambat tersebut. Mungkin anda bisa menjualnya, dan beli yang baru. Namun jika masih “sayang” sama netbook tersebut, ada baiknya diteliti, atau dicek kemungkinan penyebab dari netbook menjadi lambat. Paling tidak anda bisa beresksperimen, sebelum anda membawanya ke servis center.
Cek kemungkinan terkena virus.
Netbook yang terkena virus, bisa dideteksi sejak awal. Biasanya virus masuk lewat flashdisk, atau koneksi internet tanpa proteksi firewall atau antivirus. Kalau dicek di background program, akan banyak file .EXE yang tidak anda ketahui kegunaannya, di luar sistem .EXE itu sendiri.
Jika anda punya antivirus, lebih baik lakukan sistem scan secara menyeluruh. Namun update dulu antivirusnya sebelum anda melakukan scan. Karena bisa jadi jenis virusnya lebih baru dari antivirus anda. Sehingga memerlukan antivirus yang lebih update.
Jika ditemukan virus selama scanning, biasanya sistem akan mengkarantina atau menghapus virus tersebut. Namun bila setelah discanning tidak ditemukan virus, dan sistem netbook masih tetap lambat, maka harus dicari faktor lainnya. Namun paling sering netbook atau sebuah laptop menjadi lambat karena virus.
Terlalu banyak aplikasi di netbook.
Memang terlalu banyak aplikasi di netbook bisa membuat sistem menjadi lambat. Penyebabnya karena terlalu banyak background program, sehingga RAM tidak mampu memgatasi semua memori yang dibutuhkan oleh beberapa aplikasi. Akibatnya sistem meminjam free space di hardisk, yang memiliki akses rate lebih lambat. Jelas akan membuat sistem menjadi lebih lambat.
Anda bisa cek di penggunaan memori RAM, jika memori RAM habis, maka coba kurangi beberapa aplikasi yang tidak anda butuhkan. Mulailah dari program yang tidak anda perlukan, kemudian program yang jarang dibuka. Kalau program bisa bekerja secara portable, maka pindahkan ke drive di luar sistem drive. Misal sistem drive di C:, maka pindah aplikasi tersebut di drive D:.
Persoalan menjadi serius bila anda membutuhkan semua program tersebut. Ini berarti anda harus menambah memori RAM netbook tersebut. Hal ini menjadi lebih teknis, jika netbook anda RAMnya bisa diupgrade, maka bukan menjadi masalah besar. Namun menjadi serius bila RAM tidak bisa diupgrade.
Reinstall ulang OS
Memang kadang sistem sudah begitu “amburadul”, terlalu sulit dicari penyebabnya. Maka reinstall ulang akan membuat sistem menjadi baru. Namun anda harus back-up data-data penting sebelum anda melakukan install ulang.
Namun bila sudah diinstall ulang tetap lambat, mungkin ada persoalan teknis di netbook tersebut. Seperti hardisk yang mulai aus atau rusak. Sehingga hardisk perlu dicek dulu dengan program diagnostik pada hardisk. Anda bisa dapatkan flashdisk hirens di Toko Komputer Online, untuk mengecek hardisk anda.