.

Harga Laptop Model Lama lebih Murah

7 Feb 2013


Jika anggaran menjadi pertimbangan anda dalam membeli laptop, maka laptop model lama bisa menjadi pilihan. Maksudnya laptop generasi kedua, karena sudah rilis generasi baru, sehingga laptop generasi sebelumnya menjadi laptop model lama. Tapi laptop tersebut masih memiliki kemampuan mengadopsi OS atau program terbaru.

Laptop model lama ini menjadi pilihan yang lebih baik dari laptop bekas, karena masih tergolong laptop baru, sehingga memiliki garansi penuh. Sudah tentu anda bisa sedikit santai seandainya laptop tersebut mengalami kerusakan, tinggal bawa ke servis center resmi, untuk klaim garansinya. Lebih sedikit resikonya daripada membeli laptop bekas.

Namun dalam memilih laptop model lama, jangan yang terlalu lama atau sejenis “refurbish”. Yaitu laptop lama yang diperbaharuhi. Karena biasanya tidak memiliki opsi upgrade. Atau laptop refurbish memiliki tendensi kerusakan, meskipun ada juga yang tidak. Jadi sedikit beruntung saja.

Spesifikasi laptop upgradable.

Salah satu poin penting jika anda memutuskan membeli laptop baru dengan model lama, perhitungkan opsi upgrade-nya. Jadi pilih laptop yang bisa diupgrade di masa datang. Ini untuk memenuhi tuntutan perkembangan OS atau program.

Opsi upgrade biasanya terletak pada RAM-nya, atau bisa juga adanya slot untuk graphis adapternya. Namun bisa mengupgrade RAM saja sudah cukup, karena RAM paling penting untuk akselerasi sistem maupun program. Laptop yang memiliki opsi upgrade pada RAM-nya akan memiliki masa pakai yang lebih panjang, dan lebih bisa memenuhi perkembangan OS.

Jika anda membeli laptop secara online, anda bisa temukan di kolom hardware RAM. Disitu akan tertulis RAM dengan kapasitas sekian, dan tertulis “upgradable”. Atau jika anda membeli secara langsung baik di pameran atau toko komputer, bisa ditanyakan pada resellernya. Karena kadang reseller tidak menulis spek laptop secara detail.

Jangan beli laptop refurbish atau produksi “gagal”.

Memang beberapa laptop model lama dijual sangat murah. Namun anda harus teliti, dan jangan membeli laptop refurbish, atau laptop yang “cacat” dalam produksinya. Memang masih bisa dipakai, tapi memiliki tendensi kerusakan di masa datang.

Beberapa vendor laptop memang membuat spek laptop dengan berbagai macam variasi. Kadang ada beberapa seri yang tidak bisa memenuhi kualitas kontrol, alias gagal produksi. Namun masih bisa diperbaiki, dan dijual lagi. Tapi kadang ada yang tanpa keluhan, namun sebagian besar mengalami kerusakan setelah melewati masa tertentu. Lebih singkat dari laptop yang lolos kualiti kontrol.

Memang sulit membedakan mana yang refurbish, dan mana yang tidak. Reseller yang terpercaya biasanya akan memberitahu, kalau laptop murah yang dijualnya adalah laptop refurbish. Namun anda sebaiknya menanyakan ke reseller, tanda-tandanya biasanya laptop refurbish sangat murah di kelasnya, meskipun tidak semuanya. Atau bisa juga anda mengeceknya di review laptop yang banyak tersedia secara online. 

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved