Jika anda membeli laptop tanpa OS atau operating sistem, maka salah satu cara menginstalnya adalah dengan flashdisk. Meskipun ada pilihan bisa menginstal dari network, DVD atau CDROM, tapi penggunaan flashdisk semakin dipilih. Hal ini karena keping CD atau DVD mudah rusak atau aus. Sedang pada flashdisk lebih awet asal tidak terkena virus.
Beberapa laptop terkini modelnya lebih tipis atau slim, sehingga mulai meniadakan CD atau DVD drive. Juga pada netbook tidak ada CD atau DVD drivenya, sehingga pilihan untuk menginstalnya menjadi di luar keping DVD. Namun menginstall dari flashdisk lebih cepat daripada dengan DVD, karena tranfer rate-nya lebih tinggi, apalagi pada port USB 3.0.
A. Menyiapkan bootable flashdisk.
Tidak semua flashdisk yang bootable bisa dikenal oleh BIOS sistem pada laptop atau komputer. Hal ini karena kualitas flashdisk yang rendah, sehingga komponennya tidak dikenal oleh sistem. Maka gunakan flashdisk yang berkualitas.
Kemudian googling beberapa program dari internet untuk membuat flashdisk bootable, sekaligus memasukan sistem atau OS installer ke dalam flashdisk. Jika anda menginstall OS dari microsoft, maka lebih baik mendapatkan programnya dari microsoft. Sedang diluar itu bisa digunakan program lainnya.
B. Membuat setting BIOS untuk booting dari flashdisk.
Jika di BIOS pada laptop atau komputer anda tidak mendukung flashdisk, maka tidak akan bisa install OS dari flashdisk. Jadi pastikan dulu laptop atau komputer anda mendukung booting dari flashdisk. Untuk masuk ke BIOS laptop atau komputer biasanya dengan menekan tombol F2. Namun bisa berbeda untuk setiap modelnya.
Di BIOS buat booting order flashdisk menjadi urutan yang pertama. Kemudian tekan F10 untuk save settingan baru tadi. Dan restart laptop atau komputer anda. Jika sistem bisa mendeteksi flashdisk, tapi tidak bisa boot, maka flashdisk tidak bootable. Jadi perbaiki flashdisknya dulu.
Tapi jika flashdisk sudah bootable, dan sistem tidak mengenal flashdisk, maka ganti flashdisk dengan merk lain yang lebih baik. Biasanya merk yang lebih baik dikenal sistem laptop atau komputer.
C. Troubleshooting instalasi dari flashdisk.
Biasanya banyak masalah saat instalasi dari flashdisk. Hal ini karena lebih pada persoalan driver USB yang tidak loading atau tidak disediakan oleh installer saat booting. Penyebabnya karena installer disiapkan sejak awal dari media cakram atau DVD, sehingga driver yang disiapkan adalah DVD drive driver.
Dalam menghadapi masalah ini, sejak awal anda harus membeli flashdisk yang berkualitas. Kemudian dapatkan program resmi dari manufacture untuk membuat bootable flashdisk. Jika anda sudah mendapatkan program dari manufacture-nya, maka download ulang, biasanya bisa mengatasi masalahnya.
Hal itu terjadi karena program yang didownload mengalami korupt, terutama yang didapatkan dari server yang tidak resmi atau terpercaya. Selebihnya menginstall OS cukup mudah, karena semuanya serba otomatis, tinggal klik next, dan selesai. Anda bisa mendapatkan flashdisk installer yang siap pakai dan bootable di Toko Komputer Online.