.

Alamat Web lebih Banyak dari Jumlah Bintang di Alam Semesta

11 Jun 2012


Revolusi internet terjadi semenjak Tim Berners-Lee dengan ditemukannya "www" untuk penamaan alamat web. Sebelumnya digunakan IP address yang terdiri dari angka-angka yang sulit untuk diingat. Sehingga dengan penamaan alamat web memudahkah anda mengingat www.google.co.id daripada angka IP address-nya.

Memang setiap computer/perangkat yang terhubung ke internet mendapatkan satu IP address untuk identifikasi. Dan alamat ini mendekati habis karena booming internet yang luar biasa, di luar perkiraan para pembuat IPv4. Padahal stok IPv4 adalah 4,3 milyar, memang terlihat banyak ketika tahun 80-an.

Maka para ilmuwan mulai membuat sistem penamaan IP yang lebih baru, yang lebih bisa mengakomodasi perkembangan pemakai internet di seluruh dunia.  Memang perlu jalan panjang sebelum muncul Ipv6 yang diharapkan bisa menutup ledakan jumlah pemakai internet. Terutama pemakai internet mobile yang semakin trend akhir-akhir ini.


Ipv6 atau internet protokol versi 6 yang memiliki kemungkinan IP address sebanyak 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456, wow.. ini mungkin sebanyak bulu-bulu di kulit beberapa kambing(kata abunawas, ketika disuruh khalifa Harun Al Rasyid menghitung jumlah bintang di langit he...he..he..).

Lihat perbandingannya berikut ini:
Sel dalam tubuh manusia: 
100.000.000.000.000
Jumlah air di planet ini dalam liter:
1.260.000.000.000.000.000.000
Perkiraan terkecil jumlah bintang di alam semesta kita:
10.000.000.000.000.000.000.000
Perkiraan terbesar jumlah bintang di alam semesta kita:
1.000.000.000.000.000.000.000.000... 
Jumlah alamat situs yang tersedia:
340,282,366,920,938,463,463,374,607,431,768,211,456 ....

Jadi berapa banyak bintang yang ada di langit?
Terus terang, kita belum tahu (namun kata abunawas sebanyak jumlah bulu di kulit kambing... jadi hitung sendiri ya.. he..he..he)- tapi dari apa yang dapat kita lihat di alam semesta, kita dapat membuat estimasi. Universetoday.com memperkirakan rata-rata antara 100 miliar dan satu triliun bintang.

Kenapa IPv6 lebih banyak dari bintang, karena IPv4 yang menggunakan struktur xxx.xxx.xxx.xxx hanya memiliki kemungkinan 4 milyar. Maka IPv6 menggunakan struktur xxxx: xxxx: xxxx: xxxx: xxxx: xxxx: xxxx: xxxx sehingga kemungkinannya bisa melebihi jumlah bintang di alam semesta kita(hitung saja sendiri angkanya... he..he..he).


Namun dengan adanya IPv6 memang menutup kebutuhan para pemakai internet untuk saat ini. Akan tetapi tetap akan dibutuhkan teknologi baru penamaan internet yang besar lagi. Karena bagaimanapun teknologi internet akan berkembang lagi di luar perkiraan.


Dunia nyata ternyata sudah mulai menyatu dengan dunia maya. Dan pasti akan melahirkan inovasi kreatif untuk menghubungkan keduanya menjadi satu.  Bayangkan jika semua alat di rumah terhubung dengan internet, maka kita akan bisa mengaksesnya dari kantor. Seperti menyiapkan makan malam dari kantor. Dan berapa jumlah yang akan didapat, mungkin akan di luar perkiraan.

Memang angka yang keluar sudah melebihi kalkulator anda. Dan begitulah internet, dalam 30 tahun sudah memiliki ukuran alam semesta.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved