Susu kedelai mulai popular di masyarakat, karena manfaatnya bagi kesehatan, juga bagi bumil, maupun ibu menyusui. Sehingga seakan menjadi menu wajib harian di meja makan. Kemudahan dalam membuat susu kedelai menjadi nilai plus bagi tersedianya fresh susu kedelai di meja makan.
Walau tidak dipungkiri beberapa orang merasa lain ketika membuat sendiri susu kedelai. Seperti rasanya langu atau kok cepat basi, karena lupa tidak ditaruh di kulkas. Namun dengan membuat sendiri akan terjamin kebersihan dan kesehatannya.
A. Ampas kedelai bisa dipakai lagi.
Membuat sendiri susu kedelai cukup mudah dan tidak diperlukan
alat-alat yang rumit. Cukup ada blender, untuk menghancurkan kedelai. Kemudian
alat penyaring untuk memisahkan sari kedelai dengan ampasnya.
Jika blender anda cukup baik, maka tidak akan begitu banyak
ampas yang tersisa. Namun jangan khawatir karena ampas kedelai bisa dipakai.
Misalnya ampas kedelai bisa dibikin kue, bahkan bisa jadi lauk makanan. Coba
campur dengan telur, lalu goreng, maka sudah bisa dipakai sebagai lauk.
Ampas kedelaipun bisa dipakai sebagai pakan ternak. Jadi jangan
dibuang, karena masih memiliki nilai atau manfaat. Tinggal dilihat untuk
keperluan apa ampas tersebut.
Namun hati-hati saat membeli kedelai di pasar. Biasanya cukup
sulit mendapatkan kedelai basah atau segar di pasar. Maka yang tersedia adalah
kedelai kering. Biasanya tidak pernah menambahkan apapun pada kedelainya. Hanya
ketika sudah dijual ke agen, kedelai biasanya diawetkan. Yaitu dengan
menambahkan bahan pengawet. Jadi jika anda menggunakan kedelai kering, maka
usahakan membuang kulitnya sebelum memprosesnya menjadi susu kedelai. Ini untuk
membuang bahan kimia pengawet tadi.
B. Cara sederhana membuat susu kedelai:
- Kedelai dicuci sampai bersih, lalu direndam selama satu malam atau delapan jam dalam air panas. Air rendaman dibuang dan kedelai dicuci lalu tiriskan.
- Berikutnya kacang kedelai diblender bersama air secukupnya. Biasanya dua genggam(125gram) dicampur dengan air 1 liter.
- Saring dengan saringan halus, sisanya/ampasnya jangan dibuang, karena bisa dipakai untuk bahan membuat roti atau untuk makanan ternak.
- Tambahkan gula pasir, daun pandan, garam pada air perasan tadi dan bubuhi sedikit perasan vanili atau moka atau sesuai selera.
- Masak sampai mendidih sambil diaduk-aduk menggunakan panci perebusan, biarkan mendidih 5 - 10 menit sebelum diangkat.
Anda bisa mengkonsumsinya dengan buah-buahan, seperti pada es buah, sehingga terasa lebih segar. Beberapa orang memanaskan kedelai setelah direndam, hal ini untuk menghilangkan enzym yang bertanggung jawab pada aroma kedelai, sehingga tidak ada rasa langu.