Pada beberapa test drive yang berbeda dengan varian mobil yang berbeda, Mobilio menunjukan kapasitas sebagai mobil yang irit BBM. Ini diunjukan dengan menyentuh hanpir 14 kilometer per liternya. Memang jangan dibandingkan dengan mobil LCGC yang bisa nyampai 20 km perliternya, karena CC mesin yang lebih kecil.
Namun lihat di kelasnya, dengan CC mesin 1500 CC mobilio bisa dibandingkan dengan Avanza, Xenia, Ertiga maupun Livina. Meskipun sebenarnya Mobilio memiliki bodi yang lebih gede dari pesaingnya, artinya dengan beban yang lebih berat ternyata Mobilio bisa cukup irit pemakaian bahan bakar. Memang angka 14 km per liter ini tidak mutlak, karena harus melihat kondisi jalan, beban mobil, dan cara berkendara.
Memang pada Mobilio ada semacam sensor ECO drive, yang akan menyala saat kondisi mengemudi yang stabil dan bisa irit bahan bakar. Tentunya ada poin tertentu saat sensor menunjukan ECO drive ini menyala. Meskipun mungkin akan sulit mencapai kondisi ini dengan beban, kondisi jalan dan cara mengemudi yang tidak stabil.
Namun jelas ini sudah menunjukan bahwa Mobilio memang “concern” pada pemakaian bahan bakar. Apalagi memang teknologi yang dijejalkan memang SOHC kapasitasnya, ini berbeda dengan para pesaingnya yang masih pakai DOHC. Disini memang ada perbedaan signifikan antara teknologi DOHC dan SOHC.
Memang teknologi DOHC sangat “powerful”, biasanya dipakai pada mobil sekelas sport yang butuh akselerasi dan power yang kuat. Namun resikonya akan haus BBM, ini tidak terjadi pada SOHC. Lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar, tanpa mengorbankan performa mobil.
Justru pada Mobilio memiliki power mesin yang lebih besar dibandingkan para pesaingnya. Hal ini karena besarnya bodi mobil yang memang lebih besar dari pesaingnya, dan memang ditujukan untuk menyesuaikan dengan bobot mobil. Maka mesin yang disediakan memang cukup powerful.
Pada serangkaian test drive memang Mobilio dengan transmisi manual lebih irit daripada yang transmisinya matic. Angka perbedaan dalam pemakaian bahan bakar cukup jauh, ini tentunya juga berlaku dengan mobil lainnya. Dimana selalu mobil matic akan lebih boros pemakaian bahan bakarnya, meskipun dalam kapasitas mesin dan mobil yang sejenis.
Jadi bila pilih Mobilio yang irit bahan bakar, ya ambil yang transmisinya manual. Tentunya dengan konsekuensi sebuah mobil manual yang akan sedikit menantang saat jalanan macet. Memang mobil matic akan lebih santai dalam menghadapi jalanan macet, meskipun dengan resiko pemakaian BBM yang lebih banyak.
Namun yang lebih penting memang berkendara yang efektif dan stabil dalam pengaturan irama mesin. Ini akan membuat pemakaian bahan bakar lebih efisien, sehingga bisa menghemat pemakaian bahan bakar. Untuk Mobilio dengan fitur ECO drive akan bisa menghemat bahan bakar bila tercapai indicator tersebut.