Boleh dibilang akan terjadi adu kuat mesin 1200CC bila Honda Brio Satya diadu dengan Datsun Go+. Memang kedua mobil ini memiliki mesin yang sama, juga bobot kendaraan yang hampir sama. Jadi pastinya memiliki performa yang hampir sama, namun Datsun Go+ mampu menampung penumpang lebih banyak.
Memang dengan pengaturan kursi yang lebih bagus, membuat kapasitas mobil Datsun Go+ ini lebih banyak dari Honda Brio Satya. Kemampuan pabrikan Nissan mengatur posisi lowong yang seharusnya menjadi bagasi ini memang cukup diacungi jempol. Jadinya mobil ini unggul di kapasitas yang harusnya menjadi milik mobil MPV.
Teknik ini memang diadobsi beberapa pabrikan Karimun yang rilis di beberapa Negara, dengan memanfaatkan bagasi menjadi kursi penumpang. Memang akan terlihat mempengaruhi performa mobil, meskipun tidak terlalu jauh dengan penambahan beban dua penumpang. Namun itupun disediakan dengan bobot kendaraan yang lumayan ringan.
Memang untuk Brio Satya dan Datsun Go+ memiliki bobot yang hampir sama, berada di kisaran di bawah 1000 kg. Hal ini tentunya dengan kemampuan membuat rancang bangun kendaraan dengan bahan yang kuat tapi lebih ringan. Inipun juga banyak dilakukan pabrikan seperti Volkswagen yang juga akan rilis dengan mobil super ringan.
Memang untuk kategori mobil LCGC rata-rata memiliki bobot yang ringan, karena disesuaikan dengan kapasitas mesin yang berada di kisaran 1000-1200CC. Tentunya akan sedikit bermasalah bila berat kendaraan sudah cukup membebani kemampuan mesin. Namun disini kuncinya mengembangkan mobil yang ringan tapi cukup kuat untuk keselamatan pemakai mobil tersebut.
Bila dilihat dari fitur memang tidak terlalu banyak beda antara Brio Satya dan Datsun Go+. Keduanya dilengkapi dengan fitur safety yang cukup bagus, dual airbags di jok depan dan seat belt lengkap di bagian depan pula. Kenyamanan kendaraan antara kedua mobil ini juga hampir sama, ada AC, audio yang bisa membuat nyaman kendaraan saat kondisi gerah maupun macet.
Memang kedua mobil ini diproduksi pabrikan yang cukup besar, Nissan dan Honda dikenal sangat kompetitif dalam menyediakan mobil mereka. Performa selalu menjadi andalan bagi kedua pabrikan ini, maka tidak salah dalam menempatkan mesin 1200CC. Kedua pabrikan ini memang pikir-pikir dalam menyediakan mesin 1000CC bagi mobil segmen bawah yang mereka produksi.
Memang dikhawatirkan performanya bisa bermasalah, apalagi kondisi tempat digunakan mobil ini bisa sangat tidak bersahabat. Tanjakan yang lebih dari 40 derajat memang menjadi permasalahan mobil dengan mesin 1000CC. Itupun harus pintar-pintar dalam mengatur bobot kendaraan, baik dari segi penumpang maupun barang.
Demikian pula dengan Brio Satya dan Datsun Go+ ini tidak berani mengorbankan performa untuk mobil segmen bawah mereka. Dalam hal harga memang menjadi nomor dua, sehingga tidak bisa murah seperti mobil LCGC yang bermesin 1000CC. Namun dalam hal performa dan kenyamanan mobil bisa diandalkan.