.

Cara Bikin Mobil Irit Bahan Bakar

3 Nov 2013

Meskipun ada mobil baru yang irit bahan bakar, namun tidak harus memiliki mobil tersebut agar irit bahan bakar. Ada cara dalam memakai maupun merawat mobil sehingga menjadi irit dan hemat dalam pemakaian bahan bakar. Meskipun sebenarnya teknologi otomotif sudah berkembang demikian pesat dan membuat mesin mobil menjadi sangat responsive dan irit bahan bakar.

Bila sebelumnya untuk per liternya bisa ditempuh jarak 10 kilometer, namun pengembangan mesin injeksi membuat mobil semakin irit bahan bakar. Seperti mobil LCGC rata-rata bisa bikin 20 kilometer per liternya. Namun keadaan bisa menjadi lebih irit bila cara berkendara juga tepat dan mengoptimalkan kondisi mobil.

Banyak yang belum mengetahui bahwa kondisi ban mobil yang agak kemps bisa bikin boros pemakaian bahan bakar. Hal ini bisa saja terjadi karena pergerakan kendaraan menjadi lebih lambat, akibat hambatan pada kondisi ban. Juga bila cara mengemudinya zig zag atau tukang kebut, bisa bikin kendaraan yang sebenarnya irit menjadi boros.

Dalam banyak hal memang kondisi mobil dan cara berkendara memiliki peran besar dalam penggunaan bahan bakar. Mobil yang jarang diservis juga cenderung boros, secara mekanis juga lebih berat tarikannya. Namun ada batasan dimana mobil memang sudah digunakan secara efisien, beberapa mobil memang sangat boros dan itu memang bisa dilihat dari CC mesin yang tinggi dan memang jenis mobil besar atau untuk kapasitas angkut yang besar.

Pastikan kondisi ban optimal

Memang beberapa ban mobil dibikin agak kempes agar sedikit lembut di jalan yang tidak rata. Namun janganlah kegagalan suspensi mobil dialihkan ke penggunaan ban yang keliru. Hal ini bisa bikin pemakaian bahan bakar menjadi boros, laju kendaraan menjadi lebih berat dengan kondisi ban yang kurang optimal.

Memang periksa ban sebelum digunakan, dan mampirlah ke tukang ban atau pom bensin untuk mengoptimalkan kondisi ban mobil. Disini akan terlihat bedanya pada laju kendaraan saat ban optimal atau dibikin agak kempes. Juga janganlah menggunakan ban yang tidak sesuai dengan standar mesin mobil, kadang hanya ingin bergaya, merubah lingkar ban menjadi yang lebih besar. Padahal hal ini bisa menambah berat dan laju kendaraan menjadi kurang optimal.

Servis mesin mobil secara teratur

Mesin mobil berperan untuk pembakaran bahan bakar dalam menghasilkan tenaga untuk menggerakan mobil. Bila system injeksinya buntu atau kurang bagus akan mengganggu kerja mesin. Juga cek keadaan system pengereman, baik itu cakram maupun jenis kampas, karena seharusnya geserannya nol saat tidak dipakai. Bila terjadi geseran jelas akan mengurangi laju kendaraan dan menurunkan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar.

Servis mobil maupun tune-up memang penting untuk membuat mobil tampil optimal. Baik secara mekanis maupun secara aerodinamis atau pergerakannya, sangat mempengaruhi laju mobil dan efisiensi dalam pemakaian bahan bakar. Dalam banyak kasus hal ini sering diabaikan, mobil sering digunakan dan baru diservis bila sudah rusak atau ada suara aneh saat mobil melaju.

Berkendaraan secara stabil dan konstan

Memang cara berkendara bisa membuat irit bahan bakar, bila mobil digunakan zig zag atau ngebut akan bikin bahan bakar boros. Juga bila mobil digunakan secara tidak stabil, seperti gas-rem secara terus menerus akan mempengaruhi penggunaan bahan bakar. Kondisi gas-rem ini sering terjadi saat macet, maka sebaiknya memilih jalan alternative yang lebih ringan arus macetnya. Hal ini sudah harus disiapkan sejak dini, mengingat setiap jalan memiliki jalur alternative.

Juga perhatikan jam berkendaraan, usahakan jauh dari tenggang waktu deadlinenya. Ini agar tidak tergesa dalam berkendara yang bisa bikin acara gas-rem menjadi lebih massif. Berkendara yang stabil dengan posisi kecepatan yang konstan akan mengoptimalkan penggunakan bahan bakar dan berlangsung secara efisien. Bila hal ini dilakukan maka ada banyak bahan bakar yang bisa diirit selama berkendara.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved