Memang sedikit sulit untuk mengatakan bahwa bayi anda sedang mengalami susah buang air besar. Bisa jadi karena asupan ASI akan membuat BAB menjadi jarang, ini disebabkan ASI tercerna secara keseluruhan sehingga tidak ada yang tersisa di organ pencernaan. Namun bila bayi tidak mengkonsumsi ASI, sudah makan makanan lunak dan biasanya setiap hari BAB, bila selama tiga hari tidak BAB maka bisa saja masuk kategori susah BAB. Meskipun belum tentu bayi tersebut mengalami sembelit.
Memang kontur makanan dan kesiapan organ pencernaan pada bayi bisa menjadi faktor penyebab terjadinya susah BAB. Ada banyak contoh yang dilakukan bunda yaitu terlalu dini memberikan MPASI. Memang sih kalau bayi sudah tidak cukup dengan ASI maka MPASI sudah bisa diperkenalkan. Namun harus dilihat dulu usia bayi dan kesiapan organ pencernaannya.
Terlalu dini memberikan MPASI bisa membuat bayi susah BAB, pencernaannya belum siap dan lambat dalam memproses makanan yang masuk. Sebenarnya harus dilihat dulu respon bayi saat diperkenalkan dengan MPASI dan itupun harus diatas 6 bulan. Bila bayi merengek kelaparan karena ASI tidak cukup kenyang, sebenarnya unsur hindmilk yang kaya lemak bisa membuat perut bayi kenyang. Hanya bunda sering memotong pemberian ASI, padahal ASI terakhir yaitu hindmilk mengandung lemak yang bisa mengenyangkan perut bayi.
Konsultasikan ke dokter bila bayi susah BAB
Memang tidak ada jalan yang tepat selain membawa bayi anda ke dokter bila selama tiga hari tidak BAB. Itupun bila memang asupannya sudah di luar ASI, karena bila memang masih mengkonsumsi ASI, BAB bayi memang bisa jarang karena seluruh ASI dicerna dengan baik oleh tubuh. Pastikan pula bahwa kebiasaan BAB bayi di luar kebiasaannya.
Biasanya bila bayi susah BAB akan rewel, secara klinis perutnya akan kembung atau mengeras. Ini memang menandakan ada yang tidak beres dengan organ pencernaannya. Bunda harus segera menghentikan asupan makanan yang biasa diberikan dan segera memeriksakan ke dokter.
Merubah pola makan menjadi lebih sehat
Memang pola makan yang salah pada bayi bisa membuat bayi susah BAB, seperti terlalu banyak karbohidrat dan kurang unsur fiber bisa membuat pencernaan bayi terganggu. Sama seperti orang dewasa, saat makanan yang dikonsumsi kurang akan sayuran bisa mengakibatkan susah BAB bahkan sembelit. Disini bunda harus pandai-pandainya meracik makanan untuk bayinya.
Memang sih usia 6 bulan ke atas sudah boleh diperkenalkan MPASI, namun tidak sembarang makanan orang dewasa diberikan pada bayi. Pertama konturnya memang harus dibikin sehalus mungkin, misal diblender biar halus. Kedua juga unsur makanan harus lengkap seperti sayuran harus sudah ada dalam makanan bayi, meskipun dengan diblender pula, sehingga bayi akan mendapatkan makanan yang berserat cukup baginya. Ini akan menghindarkan bayi anda dari susah BAB maupun sembelit nantinya.