.

Kenapa Netbook sering Overheating?

24 Jan 2013


Persoalan overheating sering dialami oleh netbook, baik yang yang baru apalagi yang sudah lama dipakai. Penyebabnya bisa karena tidak bekerjanya sistem pendingin netbook. Mungkin karena kotoran atau debu yang masuk ke dalam kipas pendingin.

Namun lebih sering netbook overheating tanpa sebab. Bisa jadi sistem pendingin tidak bekerja secara maksimal. Atau bisa juga sistem pendingin sudah bekerja maksimal, tapi tidak mampu mendinginkan sistem netbook.

A. Netbook slim mudah overheating.

Manufacture netbook sering terpacu untuk membuat netbook slim atau setipis mungkin. Karena semakin tipis akan semakin menarik minat konsumen. Jelas akan lebih ringan, lebih portabel, lebih trendy tentunya.

Namun netbook slim sering diragukan kehandalan sistem pendinginnya. Meskipun prosessor atau sistem netbook sekarang dibuat dengan komputasi yang lebih efisien. Tapi keterbatasan ruang , karena semakin compact, membuat sistem rentan mengatasi overheating akibat multitasking program.

Jika anda menyukai netbook slim, maka lakukan test dulu sebelum membelinya. Caranya bisa dengan melakukan multitasking program, sampai RAMnya habis. Anda bisa lakukan dengan memutar dua atau tiga video HD secara bersamaan. Kemudian lihat respon sistem netbook, dan sentuh bagian bawah netbook. Jika semakin panas, mungkin anda harus memilih netbook yang lain.

B. Netbook digunakan diatas kapasitasnya.

Sebenarnya kapasitas netbook untuk browsing atau googling, typing atau office work, untuk program yang “ringan”. Saat anda menggunakan diluar kemampuan spesifikasinya, maka netbook akan mudah overheating. Kadang bisa sampai “mati”, jika terlalu dipaksakan.

Hal ini karena netbook memang dibuat untuk segmen mobilitasnya, bukan untuk program yang “berat”. Jadi jangan gunakan netbook untuk memainkan PC games 3D, atau memainkan video HD, yang diatas kapasitasnya. Karena jelas sistem tidak akan mampu memprosesnya. Meskipun bisa akan terjadi overheating.

Anda bisa cek sistem netbook saat sudah melebihi kapasitasnya dengan melihat di sistem performance. Cek penggunaan prosessor maupun memorinya, saat anda menggunakan program kelas “berat”. Netbook menjadi semakin panas, dan mungkin “mati”, saat prosessor, maupun memorinya melebihi maksimal.

C. Sistem pendingin netbook rusak.

Ada saat sistem pendingin mengalami kerusakan. Ini bisa jadi karena kotoran atau debu yang masuk ke sistem pendingin. Hal ini mudah terjadi karena tempat digunakannya netbook berdebu, dan debu yang terhisap ke dalam sistem pendingin akan mengurangi kemampuan sistem pendingin.

Kadang anda bisa membersihkan debu dari sistem pendingin tanpa membongkar netbook tersebut, tapi kadang tidak maksimal. Mungkin anda harus membongkar, dan membersihkan sistem pendingin dari debu tersebut. Ini harus anda lakukan jika netbook sudah sering overheating, dan sering “mati”.

Maka cara terbaik mencegah netbook dari overheating, adalah dengan menjaga agar debu tidak mengotori sistem pendingin. Dan jangan gunakan netbook diatas kapasitasnya. Ini selain menghindari overheating, juga menjaga agar netbook awet dipakainya.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved