Persoalan overheating sering dialami oleh netbook, baik yang
yang baru apalagi yang sudah lama dipakai. Penyebabnya bisa karena tidak
bekerjanya sistem pendingin netbook. Mungkin karena kotoran atau debu yang
masuk ke dalam kipas pendingin.
Namun lebih sering netbook overheating tanpa sebab. Bisa
jadi sistem pendingin tidak bekerja secara maksimal. Atau bisa juga sistem
pendingin sudah bekerja maksimal, tapi tidak mampu mendinginkan sistem netbook.
A. Netbook slim mudah overheating.
Manufacture netbook sering terpacu untuk membuat netbook
slim atau setipis mungkin. Karena semakin tipis akan semakin menarik minat
konsumen. Jelas akan lebih ringan, lebih portabel, lebih trendy tentunya.
Namun netbook slim sering diragukan kehandalan sistem
pendinginnya. Meskipun prosessor atau sistem netbook sekarang dibuat dengan
komputasi yang lebih efisien. Tapi keterbatasan ruang , karena semakin compact,
membuat sistem rentan mengatasi overheating akibat multitasking program.
Jika anda menyukai netbook slim, maka lakukan test dulu
sebelum membelinya. Caranya bisa dengan melakukan multitasking program, sampai
RAMnya habis. Anda bisa lakukan dengan memutar dua atau tiga video HD secara
bersamaan. Kemudian lihat respon sistem netbook, dan sentuh bagian bawah
netbook. Jika semakin panas, mungkin anda harus memilih netbook yang lain.
B. Netbook digunakan diatas kapasitasnya.
Sebenarnya kapasitas netbook untuk browsing atau googling,
typing atau office work, untuk program yang “ringan”. Saat anda menggunakan
diluar kemampuan spesifikasinya, maka netbook akan mudah overheating. Kadang
bisa sampai “mati”, jika terlalu dipaksakan.
Hal ini karena netbook memang dibuat untuk segmen
mobilitasnya, bukan untuk program yang “berat”. Jadi jangan gunakan netbook
untuk memainkan PC games 3D, atau memainkan video HD, yang diatas kapasitasnya.
Karena jelas sistem tidak akan mampu memprosesnya. Meskipun bisa akan terjadi
overheating.
Anda bisa cek sistem netbook saat sudah melebihi
kapasitasnya dengan melihat di sistem performance. Cek penggunaan prosessor
maupun memorinya, saat anda menggunakan program kelas “berat”. Netbook menjadi
semakin panas, dan mungkin “mati”, saat prosessor, maupun memorinya melebihi
maksimal.
C. Sistem pendingin netbook rusak.
Kadang anda bisa membersihkan debu dari sistem pendingin
tanpa membongkar netbook tersebut, tapi kadang tidak maksimal. Mungkin anda
harus membongkar, dan membersihkan sistem pendingin dari debu tersebut. Ini
harus anda lakukan jika netbook sudah sering overheating, dan sering “mati”.
Maka cara terbaik mencegah netbook dari overheating, adalah
dengan menjaga agar debu tidak mengotori sistem pendingin. Dan jangan gunakan
netbook diatas kapasitasnya. Ini selain menghindari overheating, juga menjaga agar
netbook awet dipakainya.