.

Melatih Anak Pipis

20 Agu 2012


Ada banyak keuntungan ketika bunda berhasil melatih anak pipis. Paling tidak ini akan mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan anak ngompol. Namun akan menjadi sebuah blunder ketika bunda keliru dalam melatih anak pipis.

Kekeliruan yang sering terjadi sewaktu melatih anak pipis adalah saat bunda terlalu dini mengenalkan anak atau balita belajar pipis. Karena jelas akan tidak berhasil, bunda harus tahu respon anak atau balita terhadap pelajaran pipis atau toilet training yang dikenalkan pada buah hati. Ketika responnya masih negatif, pertanda belum saatnya atau memang tumbuh kembangnya lambat.

A. Jangan buat anak trauma saat melatihnya belajar pipis.

Memang tidak ada standar pasti kapan saat yang tepat untuk melatih anak belajar pipis atau toilet training. Karena semuanya tergantung pada tumbuh kembang anak. Ada yang bisa memulainya saat usianya 18 sampai 24 bulan. Namun banyak juga yang mulai saat usia 2,5 tahun, bahkan ada yang 3 atau 4 tahun.


Ini tergantung kejelian bunda menangkap respon anak atau balita pada latihan pipis yang diberikan. Jika tanpa respon, lebih baik jangan dipaksakan apalagi dihukum. Karena hanya akan membuat buah hati trauma dan malas belajar pipis.

B. Cara melatih anak belajar pipis atau toilet training:

Kenalkan di saat yang tepat.

Meskipun tidak ada standar pasti, ketika anak atau balita sudah bisa merespon ucapan bunda, maka sudah bisa dimulai belajar pipis. Seperti saat dia sudah mengenal kata pipis, meskipun ini tidak baku, tapi ini sudah cukup menjadi tanda awal dimulainya belajar pipis. Atau saat dia mulai merasa tidak nyaman dengan pampersnya, karena dia tahu telah pipis. Atau saat anak sudah mengerti bahwa dia telah pipis.

Hubungkan kata pipis dengan BAK di kamar mandi.

Melatih anak mulai merangkai even antara pipis dengan kebiasaan pipis di kamar mandi. Kebiasaan ini akan menjadi pembelajaran saat anak merasa sudah pipis atau akan pipis untuk segera ke kamar mandi. Latihan ini bisa menjadi langkah penting bagi anak saat ingin pipis, segera dia akan ke kamar mandi. Sekaligus belajar mengontrol rasa ingin kencingnya.

Catat waktu anak kencing.

Meskipun saat kandung kemihnya penuh tidaklah pasti, karena tergantung jumlah minumnya, tapi penting mengetahui saat rutin anak kencing. Ini untuk memilih momen yang tepat belajar pipis. Karena pemilihan waktu yang tepat akan menghindarkan anak dari kebosanan.

Beri anak waktu istirahat.

Bunda tidak bisa terus-terusan mendorong anak belajar pipis. Ada saat anak menikmati waktu bermainnya. Atau mengisi waktunya dengan belajar hal lain. Setidaknya bunda harus peka akan respon anak. Jangan sampai membuatnya bosan dan malas untuk belajar pipis.

Jangan hukum anak.

Memarahi anak saat dia masih ngompol atau belum bisa pipis bukanlah hal yang tepat. Beri anak waktu dan kesempatan untuk terus belajar. Poinnya jangan membuat anak trauma dengan latihan pipisnya.

Memang tidak ada cara yang cepat atau tepat untuk untuk melatih anak pipis. Tiap anak memiliki keunikan dalam tumbuh kembangnya. Saat anak sudah tidak ngompol adalah kebahagian tersendiri bagi bunda.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved