Atherosklerosis atau penyempitan pembuluh darah memiliki dampak yang berbahaya bagi kesehatan. Seperti kemungkinan terkena stroke, serangan jantung atau penyakit kardiovaskular lainnya. Maka pengobatan atherosklerosis harus segera dilakukan karena bisa berujung pada kematian.
A. Orang menderita atherosklerosis biasanya disebabkan karena:
- Konsumsi makanan yang mengandung LDL kolesterol,
- Budaya merokok,
- Menderita kencing manis,
- Menderita tekanan darah tinggi,
- Obesitas atau kegemukan,
- Mengkonsumsi alkohol,
- Pola hidup yang tidak sehat(tidak pernah berolahraga).
B. Pengobatan atherosklerosis atau penyempitan pembuluh darah:
- Tidak ada obat yang bisa mengembalikan pembuluh darah yang terlanjur mengeras atau menyempit. Yang bisa dilakukan adalah memperlambat proses penyempitan tersebut. Langkah medis hanya tergantung pada gejala atau akibat yang terjadi.
- Jika penderita atherosklerosis mempunyai total kolesterol atau LDL kolesterol yang tinggi, maka obat-obatan penurun kolesterol mungkin akan diberikan. Dan penderita juga harus melakukan diet rendah lemak atau menghindari makanan yang mengandung LDL kolesterol.
- Jika penderita atherosklerosis pernah mengalami stroke iskemik, maka pemberian obat pengencer darah seperti aspirin, aspilet, akan diresepkan untuk mencegah kambuhnya stroke tersebut. Dan harus ditindaklanjuti dengan diet makanan yang sehat dan pola hidup yang sehat.
- Jika penderita atherosklerosis memiliki kencing manis dan hipertensi, maka yang dilakukan adalah mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah. Karena tanpa itu, hidup hanya akan berada dalam hitungan hari. Karena sinergi ketiga penyakit ini bisa sangat berbahaya dan sering menyebabkan kematian.
- Langkah pembedahan sering dilakukan pada penyempitan pembuluh darah, baik itu di arteri jantung, seperti bypass, ataupun di arteri otak, seperti pada penderita stroke. Biasanya akan dipasang semacam "stent" di pembuluh darah arteri tersebut untuk mencegah penyempitan menjadi pembuntuan.
- Beberapa ahli menyarankan agar penderita atherosklerosis mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Makanan ini banyak terdapat pada buah-buahan dan sayuran yang akan menunda penyempitan pembuluh darah ini berlanjut. Ada juga suplemen seperti glisodin yang bermanfaat mencegah penyempitan pembuluh darah. Suplemen ini mengandung antioksidan yang akan mencegah penyempitan pembuluh darah.
Karena tidak adanya pengobatan atherosklerosis yang mujarab, maka pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah atherosklerosis, seperti: berhenti merokok, hindari obesitas atau kegemukan, olahraga teratur, dan diet makanan yang sehat, terutama yang mengandung antioksidan.